Hari Kamis, 26 maret 2009, alumni SMA 11 lulusan tahun 1979 mengadakan reuni dengan baksos dan bazar. Ide yang bagus n bisa ditiru oleh alumni yang lain.
Katanya mula-mula bazarnya cuma untuk 10 stand aja, tapi karena banyak peminatnya jadi 15 stand dech. Kita ikutan bazar karena anie adalah alumni 11 tahun 1979.
namanya juga reuni, jadi awal-awalnya orang cuma lewat n kasih komentar, "ih bagus ya", or " wah bagus bener". komentar yang membanggakan tentunya.
sempat ciut juga, karena sampe siang belum ada yang tertarik untuk membeli.
Puji tuhan pada akhirnya teman-teman Anie berhasil dibujuk untuk membeli terarium dan buku yang kita jual.
Ada produk baru, terarium dengan tanaman yang butuh air agak banyak, sayang kemaren tidak sempat diabadikan dalam foto.Rupanya produk baru itu cukup menarik perhatian, sehingga terjual semua.
mudah-mudahan pada pinter merawatnya ya, jadi bisa hidup lama...
Sabtu, 28 Maret 2009
Minggu, 15 Maret 2009
Terarium dan Anak-anak Sekolah "MASTER"
"Shan, ini ada tawaran dari mahasiswa IPB untuk melatih anak-anak jalanan buat terarium, bagaimana menurut kamu, nyambung gak sich?" Ini adalah sms Anie ketika mendapat tawaran itu. Langsung yang terbayang dalam pikiran saya adalah anak-anak jalanan yang biasa saya lihat di perempatan Kuningan. Dan langsung dong pikiran saya mengatakan gak cocoklah program pembuatan terarium untuk anak jalanan.
Tapi waktu itu saya jawab sms Anie begini : "Emang rada gak nyambung sich, tapi apa salahnya kita coba dengan bahan-bahan reuse dan tanaman yang mudah n murah seperti sanseviera. jadi buat yang wet terarium aja". Dan sepakatlah kita untuk mengadakan pelatihan untuk anak-anak jalanan. Persiapannya cuma 3 hari karena pemberitahuannya juga mendadak.
Pada hari sabtu, 14 maret 2009, berangkatlah kami dengan perlengkapan penuh menuju Terminal Bis Depok. Pelatihannya akan diadakan di salah satu sudut terminal itu. Lumayan angkut-angkut barangnya dari tempat parkir di ITC Depok ke terminal. Jam 1 siang lagi, wah jadi bernostalgia waktu masih sering mengejar bis dan angkot di terminal Depok.
Ternyata anak jalanan yang dimaksud bukan seperti yang ada dalam kepala saya. Mereka adalah siswa SMA kelas 11 dari sekolah "MASTER" yang terletak di belakang terminal Bis Depok. MASTER adalah singkatan dari MASJID dan TERMINAL. Jadi mereka adalah anak-anak yang tinggal disekitar terminal dan tidak bisa bersekolah karena masalah ekonomi. Puji Tuhan ada orang-orang yang berjiwa mulia yang mendirikan sekolah untuk mereka.
Pelatihan dilakukan di sebuah aula yang biasa digunakan untuk kelas juga. Bangunannya dari papan dan kayu yang lantainya dilapisi karpet plastik. Ruangannya terbuka, jadi cukup ramai. apalagi di depan ruangan kita ada sekelompok siswa Master juga yang tengah berlatih MUSIK GALON AQUA, wah ramai sekali suasananya.
Jadi tidak tepat kalo mereka disebut anak-anak jalanan, tetapi mungkin anak-anak sekitar terminal tepatnya.
Nah pada waktu mulai menerangkan terarium, ternyata mahasiswa yang mengundang kita belum tahu sama sekali terarium itu apa, makanya programnya agak gak nyambung.
Tapi semua berjalan lancar selama pelatihan. Semangat anak-anak itu yang mengagumkan. Rasanya sejuk sekali waktu mereka memanggil "Bunda".
Hasilnya bagus sekali , karena mereka sudah pernah mendapat pelatihan seni yang lain, seperti lukisan dari kulit telur atau kain perca, maka kreativitas mereka dalam komposisi warna sudah bagus.
Suatu saat saya harus ke sana lagi untuk menemui mereka dan melihat hasil pelatihannya yang kita berikan. Semoga pelatihan ini kelak memberi manfaat buat mereka
Tapi waktu itu saya jawab sms Anie begini : "Emang rada gak nyambung sich, tapi apa salahnya kita coba dengan bahan-bahan reuse dan tanaman yang mudah n murah seperti sanseviera. jadi buat yang wet terarium aja". Dan sepakatlah kita untuk mengadakan pelatihan untuk anak-anak jalanan. Persiapannya cuma 3 hari karena pemberitahuannya juga mendadak.
Pada hari sabtu, 14 maret 2009, berangkatlah kami dengan perlengkapan penuh menuju Terminal Bis Depok. Pelatihannya akan diadakan di salah satu sudut terminal itu. Lumayan angkut-angkut barangnya dari tempat parkir di ITC Depok ke terminal. Jam 1 siang lagi, wah jadi bernostalgia waktu masih sering mengejar bis dan angkot di terminal Depok.
Ternyata anak jalanan yang dimaksud bukan seperti yang ada dalam kepala saya. Mereka adalah siswa SMA kelas 11 dari sekolah "MASTER" yang terletak di belakang terminal Bis Depok. MASTER adalah singkatan dari MASJID dan TERMINAL. Jadi mereka adalah anak-anak yang tinggal disekitar terminal dan tidak bisa bersekolah karena masalah ekonomi. Puji Tuhan ada orang-orang yang berjiwa mulia yang mendirikan sekolah untuk mereka.
Pelatihan dilakukan di sebuah aula yang biasa digunakan untuk kelas juga. Bangunannya dari papan dan kayu yang lantainya dilapisi karpet plastik. Ruangannya terbuka, jadi cukup ramai. apalagi di depan ruangan kita ada sekelompok siswa Master juga yang tengah berlatih MUSIK GALON AQUA, wah ramai sekali suasananya.
Jadi tidak tepat kalo mereka disebut anak-anak jalanan, tetapi mungkin anak-anak sekitar terminal tepatnya.
Nah pada waktu mulai menerangkan terarium, ternyata mahasiswa yang mengundang kita belum tahu sama sekali terarium itu apa, makanya programnya agak gak nyambung.
Tapi semua berjalan lancar selama pelatihan. Semangat anak-anak itu yang mengagumkan. Rasanya sejuk sekali waktu mereka memanggil "Bunda".
Hasilnya bagus sekali , karena mereka sudah pernah mendapat pelatihan seni yang lain, seperti lukisan dari kulit telur atau kain perca, maka kreativitas mereka dalam komposisi warna sudah bagus.
Suatu saat saya harus ke sana lagi untuk menemui mereka dan melihat hasil pelatihannya yang kita berikan. Semoga pelatihan ini kelak memberi manfaat buat mereka
Minggu, 04 Januari 2009
Workshop or Kursus
Akhir tahun 2008 yang baru lalu, kami menerima beberapa email dan sms yang menanyakan masalah workshop atau kursus Terarium. Tapi karena saat itu kami berdua lagi agak sibuk dengan urusan keluarga masing-masing, maka kursus pembuatan terarium baru akan kami adakan mulai bulan ini.
Kurusunya cuma beberapa jam aja koq, dan dijamin langsung bisa bikin terarium sendiri.
Yang penting harus senang tanaman, sehingga nanti bisa memelihara dan merawat terarium dengan senang hati. Jadi tanamannya juga akan menyenangkan hati kita dengan tetap tumbuh baik dalam terarium.
OK, ditunggu ya yang pada mau belajar buat terarium
Kurusunya cuma beberapa jam aja koq, dan dijamin langsung bisa bikin terarium sendiri.
Yang penting harus senang tanaman, sehingga nanti bisa memelihara dan merawat terarium dengan senang hati. Jadi tanamannya juga akan menyenangkan hati kita dengan tetap tumbuh baik dalam terarium.
OK, ditunggu ya yang pada mau belajar buat terarium
Kamis, 18 Desember 2008
Memilih Tanaman untuk Terarium
Tanaman untuk terarium dapat dipilih dari jenis kaktus, sukulen, bromelia dan sansiviera. Masing-masing jenis tanaman itu mempunyai sifat yang hampir sama dalam kebutuhan airnya, kecuali sukulen yang memerlukan air lebih banyak dibandingkan lainnya. Oleh karena itu perlu dipertimbangkan jika mau menggabungkan jenis-jenis tanaman tersebut dalam satu rangkaian terarium.
Jadi kalo dalam satu terarium terdapat kaktus dan sukulen, maka waktu penyiramannya menjadi 4-5 hari sekali bukan seminggu sekali, sehingga tanaman sukulennya tidak sampai kekeringan dan jenis kaktusnya tidak sampai kelebihan air.
Jumat, 05 Desember 2008
Media Tanam Terarium
Dalam bazar-bazar yang kami ikuti, selain terarium, kami juga menjual media tanam yang siap pakai. Media tanam tersebut sudah dikemas untuk membuat satu terarium dalam wadah bulat bergaris tengah sekitar 9 s/d 15 cm dengan tinggi sekitar 15 cm.
Banyak pembeli yang bertanya mengapa harganya mahal sekali, karena untuk media tanam seukuran 2/3 kantong plastik ukuran 22x 30 cm harganya Rp 15,000,-
Jawabannya karena media tanam yang terdiri dari arang kayu, moss, kompos dan zeolit sudah disterilkan dan dilakukan perlakuan pendahuluan seperti perendaman arang dalam larutan NPK dan pemanasan zeolit untuk mengaktifkannya.
Semua bahan media tanam tersebut bisa dibeli di penjual tanaman. Jadi silahkan siapkan sendiri media tanamnya, apalagi kalo sudah punya bukunya. Semua cara menyiapkan media tanam dijelaskan dengan gamblang di sana.
Minggu, 30 November 2008
Terarium Untuk Apa?
Itu adalah pertanyaan yang paling seru yang kemarin saya terima dari seorang bapak yang datang ke stand terarium saya. Pertanyaan sipel tersebut menjadi seru karena setiap jawaban yang saya berikan akan ditanggapi dengan pertanyaan yang sama.
Pengunjung : Ini Oh ini yang namanya terarium ya?
saya : Iya bapak, ini yang namanya terarium
Pengunjung : Terarium ini untuk apa?
saya : Untuk penghias ruangan, sama seperti rangkaian bunga atau tanaman dalam
pot untuk di meja atau ruangan, pak
Pengunjung : Oh, trus untuk apa?
saya : Kalo sebagai penghias ruangan tentunya untuk memperindah ruangan biar
cantik dan lebih indah
Pengunjung : Oh begitu, trus untuk apa?
saya : Terarium ini bisa juga untuk hadiah ulang tahun atau hadiah untuk yang
baru pindah rumah atau juga untuk suvenir suatu acara
Pengunjung : Oh gitu ya, trus untuk apa?
saya : (mulai bingung jawabnya) maksud bapak?
Pengunjung : Terariumnya untuk apa?
saya : untuk hiasan di meja kerja atau ruangan
Pengunjung : Oh untuk hiasan, untuk apa hiasan?
saya : (mau bilang bapak ini bego, gak bisa karena dia alumni IPB, tapi kalo
denger pertanyaannya koq bego amat, dan akhirnya saya cuma tersenyum
sambil balik bertanya) Istri bapak tidak ikut, pak?
Pengunjung : (Gantian dia yang bengong mendengar pertanyaan saya) Oh, tidak, dia
ikut.
saya : Wah, sayang sekali, kalo ikut bisa saya ajarin buat terarium lho
Atau bapak beli bukunya saja, jadi nanti Ibu di rumah bisa buat sendiri
dan bapak jadi lebih tau tentang terarium.
Pengunjung : terima kasih .... (terus langsung pergi dech...)
Pengunjung : Ini Oh ini yang namanya terarium ya?
saya : Iya bapak, ini yang namanya terarium
Pengunjung : Terarium ini untuk apa?
saya : Untuk penghias ruangan, sama seperti rangkaian bunga atau tanaman dalam
pot untuk di meja atau ruangan, pak
Pengunjung : Oh, trus untuk apa?
saya : Kalo sebagai penghias ruangan tentunya untuk memperindah ruangan biar
cantik dan lebih indah
Pengunjung : Oh begitu, trus untuk apa?
saya : Terarium ini bisa juga untuk hadiah ulang tahun atau hadiah untuk yang
baru pindah rumah atau juga untuk suvenir suatu acara
Pengunjung : Oh gitu ya, trus untuk apa?
saya : (mulai bingung jawabnya) maksud bapak?
Pengunjung : Terariumnya untuk apa?
saya : untuk hiasan di meja kerja atau ruangan
Pengunjung : Oh untuk hiasan, untuk apa hiasan?
saya : (mau bilang bapak ini bego, gak bisa karena dia alumni IPB, tapi kalo
denger pertanyaannya koq bego amat, dan akhirnya saya cuma tersenyum
sambil balik bertanya) Istri bapak tidak ikut, pak?
Pengunjung : (Gantian dia yang bengong mendengar pertanyaan saya) Oh, tidak, dia
ikut.
saya : Wah, sayang sekali, kalo ikut bisa saya ajarin buat terarium lho
Atau bapak beli bukunya saja, jadi nanti Ibu di rumah bisa buat sendiri
dan bapak jadi lebih tau tentang terarium.
Pengunjung : terima kasih .... (terus langsung pergi dech...)
Rabu, 26 November 2008
Umur Terarium
Kalo kita jualan terarium biasanya pembeli selalu bertanya: Bisa tahan berapa lama nih terariumnya?" Dan jawaban saya selalu sama, tergantung cara perawatannya. kalo cara merawatnya benar ya bisa hidup sepanjang umur tanamannya. Rata-rata lebih dari 6 bulan. Terarium di foto sudah berumur 8 bulan lho dan masih bagus.
Tetapi jangan khawatir, karena untuk terarium yang terdiri dari beberapa tanaman, tidak akan terjadi tanamannya langsung mati berbarengan semuanya. Biasanya satu-satu. Kalo cuma satu yang mati kan gampang gantinya, jadi keindahan terariumnya masih bisa dinikmati.
Kalo gak bisa gantinya, kan ada nomer telpon penjualnya. Tinggal hubungi aja penjualnya dan minta tolong digantiin. Tanamannya bisa beli sendiri atau dibelikan oleh penjualnya.
Jadi kepada para peminat terarium, jangan ragu-ragu untuk membelinya ya...
Langganan:
Postingan (Atom)
