Jumat, 01 Mei 2009

Terariumku mau masuk Trubus lho


Tanggal 17 april yang lalu terariumku di foto oleh wartawan dari Trubus. wah bangga sekali. Padahal masih belum tau kapan terbitnya.
Yang lain dari pemotretan kali ini, wartawannya punya latar belakang pengetahuan tentang kaktus dan sukulen. Sudah tau kan, kedua jenis tanaman itu adalah jenis-jenis tanaman yang cocok untuk buat terarium.
Belum banyak perkembangan terariumku, tapi saya mulai nemu botol-botol lucu. Salah satunya adalah botol berbentuk hati, jadilah "VALENTINE TERARIUM"

Rabu, 01 April 2009

Terarium untuk anak-anak sekolah gratis


Waktu bazar di SMA 70 ada pengurus sekolah gratis yang tanya: Bisa gak terarium diajarkan pada murid-murid sekolahnya? Kenapa tidak, walaupun terarium ini umumnya mahal, tetapi bisa dibuat murah dengan memanfaatkan wadah-wadah kaca bekas dan tanaman yang murah dan mudah di dapat.
Kreatifitas anak-anak sering tak terduga, pasti dengan imajinasinya yang tinggi, terarium dapat dibuat indah dan menarik, walau hanya menggunakan wadah bekas.

Sabtu, 28 Maret 2009

Bazar di SMA 70

Hari Kamis, 26 maret 2009, alumni SMA 11 lulusan tahun 1979 mengadakan reuni dengan baksos dan bazar. Ide yang bagus n bisa ditiru oleh alumni yang lain.
Katanya mula-mula bazarnya cuma untuk 10 stand aja, tapi karena banyak peminatnya jadi 15 stand dech. Kita ikutan bazar karena anie adalah alumni 11 tahun 1979.
namanya juga reuni, jadi awal-awalnya orang cuma lewat n kasih komentar, "ih bagus ya", or " wah bagus bener". komentar yang membanggakan tentunya.
sempat ciut juga, karena sampe siang belum ada yang tertarik untuk membeli.
Puji tuhan pada akhirnya teman-teman Anie berhasil dibujuk untuk membeli terarium dan buku yang kita jual.
Ada produk baru, terarium dengan tanaman yang butuh air agak banyak, sayang kemaren tidak sempat diabadikan dalam foto.Rupanya produk baru itu cukup menarik perhatian, sehingga terjual semua.
mudah-mudahan pada pinter merawatnya ya, jadi bisa hidup lama...

Minggu, 15 Maret 2009

Terarium dan Anak-anak Sekolah "MASTER"

"Shan, ini ada tawaran dari mahasiswa IPB untuk melatih anak-anak jalanan buat terarium, bagaimana menurut kamu, nyambung gak sich?" Ini adalah sms Anie ketika mendapat tawaran itu. Langsung yang terbayang dalam pikiran saya adalah anak-anak jalanan yang biasa saya lihat di perempatan Kuningan. Dan langsung dong pikiran saya mengatakan gak cocoklah program pembuatan terarium untuk anak jalanan.

Tapi waktu itu saya jawab sms Anie begini : "Emang rada gak nyambung sich, tapi apa salahnya kita coba dengan bahan-bahan reuse dan tanaman yang mudah n murah seperti sanseviera. jadi buat yang wet terarium aja". Dan sepakatlah kita untuk mengadakan pelatihan untuk anak-anak jalanan. Persiapannya cuma 3 hari karena pemberitahuannya juga mendadak.

Pada hari sabtu, 14 maret 2009, berangkatlah kami dengan perlengkapan penuh menuju Terminal Bis Depok. Pelatihannya akan diadakan di salah satu sudut terminal itu. Lumayan angkut-angkut barangnya dari tempat parkir di ITC Depok ke terminal. Jam 1 siang lagi, wah jadi bernostalgia waktu masih sering mengejar bis dan angkot di terminal Depok.

Ternyata anak jalanan yang dimaksud bukan seperti yang ada dalam kepala saya. Mereka adalah siswa SMA kelas 11 dari sekolah "MASTER" yang terletak di belakang terminal Bis Depok. MASTER adalah singkatan dari MASJID dan TERMINAL. Jadi mereka adalah anak-anak yang tinggal disekitar terminal dan tidak bisa bersekolah karena masalah ekonomi. Puji Tuhan ada orang-orang yang berjiwa mulia yang mendirikan sekolah untuk mereka.

Pelatihan dilakukan di sebuah aula yang biasa digunakan untuk kelas juga. Bangunannya dari papan dan kayu yang lantainya dilapisi karpet plastik. Ruangannya terbuka, jadi cukup ramai. apalagi di depan ruangan kita ada sekelompok siswa Master juga yang tengah berlatih MUSIK GALON AQUA, wah ramai sekali suasananya.
Jadi tidak tepat kalo mereka disebut anak-anak jalanan, tetapi mungkin anak-anak sekitar terminal tepatnya.

Nah pada waktu mulai menerangkan terarium, ternyata mahasiswa yang mengundang kita belum tahu sama sekali terarium itu apa, makanya programnya agak gak nyambung.
Tapi semua berjalan lancar selama pelatihan. Semangat anak-anak itu yang mengagumkan. Rasanya sejuk sekali waktu mereka memanggil "Bunda".

Hasilnya bagus sekali , karena mereka sudah pernah mendapat pelatihan seni yang lain, seperti lukisan dari kulit telur atau kain perca, maka kreativitas mereka dalam komposisi warna sudah bagus.

Suatu saat saya harus ke sana lagi untuk menemui mereka dan melihat hasil pelatihannya yang kita berikan. Semoga pelatihan ini kelak memberi manfaat buat mereka

Minggu, 04 Januari 2009

Workshop or Kursus

Akhir tahun 2008 yang baru lalu, kami menerima beberapa email dan sms yang menanyakan masalah workshop atau kursus Terarium. Tapi karena saat itu kami berdua lagi agak sibuk dengan urusan keluarga masing-masing, maka kursus pembuatan terarium baru akan kami adakan mulai bulan ini.
Kurusunya cuma beberapa jam aja koq, dan dijamin langsung bisa bikin terarium sendiri.
Yang penting harus senang tanaman, sehingga nanti bisa memelihara dan merawat terarium dengan senang hati. Jadi tanamannya juga akan menyenangkan hati kita dengan tetap tumbuh baik dalam terarium.
OK, ditunggu ya yang pada mau belajar buat terarium

Kamis, 18 Desember 2008

Memilih Tanaman untuk Terarium


Tanaman untuk terarium dapat dipilih dari jenis kaktus, sukulen, bromelia dan sansiviera. Masing-masing jenis tanaman itu mempunyai sifat yang hampir sama dalam kebutuhan airnya, kecuali sukulen yang memerlukan air lebih banyak dibandingkan lainnya. Oleh karena itu perlu dipertimbangkan jika mau menggabungkan jenis-jenis tanaman tersebut dalam satu rangkaian terarium.
Jadi kalo dalam satu terarium terdapat kaktus dan sukulen, maka waktu penyiramannya menjadi 4-5 hari sekali bukan seminggu sekali, sehingga tanaman sukulennya tidak sampai kekeringan dan jenis kaktusnya tidak sampai kelebihan air.

Jumat, 05 Desember 2008

Media Tanam Terarium


Dalam bazar-bazar yang kami ikuti, selain terarium, kami juga menjual media tanam yang siap pakai. Media tanam tersebut sudah dikemas untuk membuat satu terarium dalam wadah bulat bergaris tengah sekitar 9 s/d 15 cm dengan tinggi sekitar 15 cm.
Banyak pembeli yang bertanya mengapa harganya mahal sekali, karena untuk media tanam seukuran 2/3 kantong plastik ukuran 22x 30 cm harganya Rp 15,000,-
Jawabannya karena media tanam yang terdiri dari arang kayu, moss, kompos dan zeolit sudah disterilkan dan dilakukan perlakuan pendahuluan seperti perendaman arang dalam larutan NPK dan pemanasan zeolit untuk mengaktifkannya.
Semua bahan media tanam tersebut bisa dibeli di penjual tanaman. Jadi silahkan siapkan sendiri media tanamnya, apalagi kalo sudah punya bukunya. Semua cara menyiapkan media tanam dijelaskan dengan gamblang di sana.